Penyebab Diare Pada Anak

Penyebab Diare Pada Anak harus kita ketahui sebagai panduan untuk mencegah terjadinya diare sejak dini. Mengapa diare bisa menular? biasanya terjadi karena mengkonsumsi atau menggunakan air yang telah terkena tinja penderita diare. Oleh sebab itu jangan menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari atau buang air besar secara sembarangan.

Diare merupakan penyakit buang air besar secara berlebihan atau terus menerus dengan frekuensi lebih dari lima kali sehari pada orang dewasa dan lebih dari tiga kali pada anak-anak. Biasanya buang air besar disertai lendir dan bercak darah serta berwarna hijau.

Berikut ini penyebab diare pada anak sebagai acuan untuk anda mencegah terjadinya diare

Penyebab Diare Pada Anak

  • Penyakit diare merupakan salah satu penyakit yang berbasis lingkungan. Dua faktor yang dominan, yaitu: sarana air bersih dan pembuangan tinja. Kedua faktor ini akan berinteraksi bersama dengan perilaku manbusia. Apabila faktor lingkungan tidak sehat karena tercemar kuman diare serta berakumulasi dengan perilaku manusia yang tidak sehat pula, yaitu melalui makanan dan minuman, maka dapat menimbulkan kejadian penyakit diare.
  • Sebagian besar diare terjadi pada anak dibawah usia 2 tahun. Balita yang berumur 12-24 bulan mempunyai resiko terjadi diare 2,23 kali dibanding anak umur 25-59 bulan.
  • Alergi makanan merupakan reaksi sistem imun tubuh terhadap makanan yang masuk. Alergi makanan pada bayi biasa terjadi pada bayi yang mulai mengenal makanan pendamping ASI. Protein susu merupakan alergen (penyebab alergi) yang paling umum dijumpai pada bayi. Selain protein susu, alergen yang umum dijumpai adalah telur, kedelai, gandum, kacang, ikan, dan kerang-kerangan. Konsultasikan pada dokter jika anda mencurigai ananda memiliki alergi makanan. Alergi makanan dapat menyebabkan berbagai reaksi (salah satunya adalah diare) dalam waktu singkat maupun setelah beberapa jam.

Mari kita cegah diare dengan mengetahui Penyebab Diare Pada Anak. Semoga kita bisa terhindar dari penyakit tersebut, mari hidup sehat.

This entry was posted in diare and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s